Menu

Jumat, 18 Januari 2013

CARA MEMILIH PASANGAN BAGI YANG BELUM PUNYA ATAU MAU NAMBAH

Tips mendapatkan calon pendamping hidup diantaranya :
  1. Dalam memilih pasangan haruslah seiman (satu kepercayaan), percaya kalo calon istri atau suami tidak akan  selingkuh atau melakukan perbuatan lain yang mengakibatkan retaknya  jalinan rumah tangga.
  2. Dalam memilih pasangan hidup tidak harus cakep, ganteng, cantik ataupun seksi tetapi pilihlah calon pendamping yang kaya sekalipun orangnya jeleknya minta ampun. Karena rupa bisa dioperasi,apalagi  dengan teknologi sekarang yaitu operasi plastik.  Bilang pada dokter bedah plastik, pilih plastik yang bagus, jangan pilih  plastik yang daur ulang jika nanti mendapatkan calon suami/istri yang  harus dioperasi plastik.
  3. Sekali lagi fisik itu ngga’ penting sehingga tuk calon suami body/badan pasangan ngga’ usah dihiraukan  betul. Maka dari itu calon suami hendaknya memilih pasangan yang  gembror/gendut (bapuk=bhs tegal) (kaya’ Pretty Asmara)  untuk pasangannya. Hal ini dimungkinkan karena suatu saat nanti jika  menikah tertimpa kemalangan sampai-sampai tidak kuat beli kasur bisa  pakai badan si pasangan (istri) sebagai pengganti kasur, kan enak lebih ngirit ketimbang ngga’ mampu beli kasur.
  4. Tuk calon istri pilih suami yang tinggi semampai,  tujuannya untuk apa ?, jika nanti barumah tangga misalnya ada  lampu-lampu diplafon yang harus diganti, minta aja ke suaminya tuk  ngambilin lampu yang mati. Atau jika musim hujan banyak genting yang  bocor minta juga ke suaminya tuk mbenerin genteng yang bocor, kan lumayan ngga’ usah beli tangga.
  5. Carilah pasangan hidup yang sejalan.  Hal ini untuk menghindari dari pasangan supaya tidak salah alamat  ataupun minimal tujuan kemana-mana sama. Misalnya jika mau kencan di  salah satu restoran maka ya…, minimal ke restoran yang sama (jangan yang  lainnya). Kalo mau pulang ke rumah ya harus sama lamatnya (jangan yang  satu ke rumah yang satunya ke tetangga karena tetangganya masih single).
  6. Bagi calon suami carilah  istri yang punya jidat sempit, bibir tebal.  jidat sempit menunjukkan pola pikir yang sempit sehingga nantinya istri  ngga’ macem-macem dan ngga’ kritis jika nanti suami macem-macem. Bibir  tebal menunjukkan daya seks yang kuat sehingga nanti bila berumah tangga  jika suami atau anaknya ingin memiliki lesung pipi minta si istri untuk mencium kuat-kuat pipinya sampai berlesung, atau mau berlesung dahi dengan cara yang sama…
  7. Bagi calon istri calirah suami yang punya jidat lebar, bibir tipis. Jidat lebar menunjukkan pola pikir yang terang dan positip. Sehingga  jika istri berbuat yang macem-macem (selingkuh dengan tetangga,  menggunakan uang belanja yang tidak semestinya, beli kosmeik yang  mahal-mahal dll) si suami ngga’ akan curiga karena selalu positif thinking ( berpikiran positif). kalo bibir tipis perempuan  identik banyak omong tetapi hal ini tidak untuk kaum lelaki ini  dikarenakan semakin banyak omong maka bibir akan cepat  cape.  Ini  senada jika lelaki ototnya kecil tenaganya lemah lain dengan lelaki yang  berotot besar tenagapun besar.
  8. Jangan memilih pasangan karena hanya fisik atau hatinya saja tetapi yang penting adalah pribadinya. Punya rumah pribadi, mobil pribadi ataupun apartemen pribadi. Hal ini  bertujuan jika setelah nikah nanti bisa ditempati bareng-bareng kan enak  ngga’ usah pusing-pusing mikirnya.
  9. Carilah pasangan yang umurnya lebih tua, beda 20 tahun atau selebihnya ngga’ masalah.  Hal ini dimungkinkan jika pasangan anda lebih tua akan cepet  sakit-sakitan dan akhirnya KO dengan sendirinya. Nah kalo sudah begini  warisan kan lebih cepet didapat…Tulngga’..?
  10. Sekali Lagi carilah pasangan yang lebih kaya, hal  ini akan bisa merubah nasib jika nanti bersanding dan menikah siapa  tahu dapat mencuri ilmunya ataupun resepnya menjadi orang kaya. Kalo  ngga’ curi aja hartanya atau minta kepada dukun atau sejenisnya supaya  merubah pikirannya agar ngga’ bisa berpikir sehingga kekayaannya jatuh  ketangan kita. Haa…haaa….haa…
 
Itulah sekelumit tipsnya, kalo ada yang cocok silahkan pake, kalo  ngga’ ada ya…buang aja nih tipsnya ke tempat sampah terdekat.

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum.Tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia Jangan menunggu kaya, baru mau beramal.Tapi beramal lah, maka kamu semakin kaya Jangan menunggu termotivasi, baru bergerak.Tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi Jangan menunggu dipedulikan orang baru anda peduli, Tapi pedulilah dengan orang lain! maka anda pasti akan dipedulikan… Jangan menunggu orang memahami kamu, baru kita memahami dia. Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu Jangan menunggu terinspirasi, baru menulis. Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu Jangan menunggu proyek, baru bekerja. Tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu Jangan menunggu dicintai, baru mencintai. Tapi belajarlah mencintai, maka anda akan dicintai Jangan menunggu banyak uang, baru hidup tenang. Tapi hiduplah dengan tenang, maka bukan hanya sekadar uang yang datang, tapi damai sejahtera. Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti. Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti Jangan menunggu sukses, baru bersyukur. Tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu Jangan menunggu bisa, baru melakukan. Tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa! Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Kamis, 17 Januari 2013

Prinsip Kesuksesan

8 Prinsip Kesuksesan
1. Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang
Sylverter Stallone sebelum menjadi bintang film terkenal, dia sangat miskin. Ia ditolak ratusan kali tetapi ia berprinsip “Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang. Hari ini tidak diterima, tidak berarti akan ditolak selamanya.”
2. Tidak ada kegagalan, hanya ada keberhasilan
“Sukses itu tidak final sifatnya dan kegagalan itu tidak fatal sifatnya.” Winston Churchill
“Kegagalan bukan berarti jatuh. Kegagalan berarti tetap disana bila Anda sudah jatuh.” Anonim Thomas Alfa Edison (1847 – 1931) dalam penciptaan lampu bola, gagal 9.999 kali. Banyak temannya menyarankan agar ia menghentikan percobaan tersebut. Tetapi ia menjawab, “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa 9.999 jenis bahan mentah ini tidak bisa dipakai. Aku akan meneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yang cocok.
3. Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan saya Ingatlah selalu, orang sukses senantiasa mencari jalan, sedangkan orang gagal selalu mencari alasan.
4. Semua yang terjadi adalah yang terbaik
Setiap kali muncul masalah atau tantangan, beri tahulah diri sendiri, “Apapun yang diberikan oleh Tuhan, pasti ada alasannya. Semua pasti ada hikmahnya guna menunjang kesuksesan kita.”
5. Kalau saya mau, saya pasti bisa!
Sekalipun buta, tuli dan bisu, Hellen Keller tidak kehilangan semangat untuk menjalani hidupnya dan bercita-cita menjadi pendidik. Ia percaya bahwa apabila seorang berani menghadapi cahaya matahari, maka bayanh-bayang akan tertinggal dibelakangnya. Akhirnya impiannya menjadi kenyataan.
Napoleon Bonaparte pernah berkata, “Tidak mungkin adalah kata yang hanya muncul di kamus orang bodoh.”
Robert Schuller mengatakan “masa – masa sulit tidak pernah berakhir, namun orang-orang tegar selalu dapatmengatasinya).
6. Tidak ada kesuksesan tanpa Komitmen
Michael Jackson mulai berlatih menari sejak usia 5 tahun. Ia melakukan latihan 2 jam setiap hari dan tidak pernah berhenti selama 30 tahun.
Jachie Chan, superstar Asia, berusaha lebih dari 30 tahun baru menjadi seorang bintang film internasional.
“Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.” Thomas Edison
7. Orang yang ingin sukses tidak pernah putus asa
Mohammad Ali, “Hanya orang yang pernah merasakan getirnya kekalahan yang dapat menjangkau jiwanya dan bangkit kembali dengan kekuatan yang sedikit lebih besar, yang dibutuhkannya untuk menang ketika pertandingannya seri.”
8. Tidak ada sesuatu yang abadi, perubahan adalah abadi
Mahatir Mohammad, “Milenium baru akan membawa tantangan baru di semua bidang. Kita tidak bisa lari dari perubahan ini. Yang penting adalah bahwa kita siap menanggung semua peristiwa dan meraih kesempataan yang bisa kita peroleh dari perubahan ini.”

Senin, 14 Januari 2013

MENGETAHUI TEHNIK MENCARI ANGGOTA YANG BERHASIL.



MENGETAHUI   TEHNIK   MENCARI   ANGGOTA    YANG BERHASIL.


1.  Traas  ( Percaya )

  • Reputasi dan Reveransi  ( penampilan, gelar, Merek, catatan prestasi, omongan baik )
  •  Keakrapan dan Kemiripan ( Topik, Gerak, Suaranya, Katanya )
  •  Kongkruen ( Ekpresi yang meyakinkan )
2.  Need ( Perlu / Kepentingan )

  •   Sengsara dan Nikmat ( bangkitkan keserakahan  )
  • kepastian, Fariasi, hubungan, unggul, Tumbuh, Berarti
3.  Solotion ( Pemecahan )

  • Posisioning Pribadi ( Salesmen, Consalten, Master )
  • Taktik Penyampaiannya. ( Nilai tambah, Sensional Over,
4.  Close the sell / handling objeksion.

  • Gunakan nada rendah
  • Berikan 2 pilihan yang sama- sama ma
  • Ya terkecil dulu, yang besar
  • Catat perkataanya dan tutup dengan katanya

4 ASPEK YANG TERPENTING DALAM PENJUALAN

4 aspek penting dalam dunia penjualan ( 4 Prinsip Dasar – basic prinsiples). Apa sajakah itu?
1.   Selling is a process (Menjual adalah proses)
Seperti halnya aktivitas lain, penjualan adalah sebuah proses. Penjualan adalah mata rantai dari kegiatan–kegiatan lain. Jika Anda menjalankan rangkaian kegiatan dengan benar, atau jika Anda menjalankan setiap tahapan dalam proses penjualan dengan benar, Anda memiliki kesempatan besar untuk dapat menjual dengan lebih baik
2.   Selling is a numbers game (Menjual adalah permainan angka)
Penjualan adalah permainan angka. Sebenarnya, penjualan didasarkan atas Hukum Rata–rata. Lebih banyak prospek, lebih besar kesempatan Anda. Lebih banyak Anda menawarkan, lebih besar kemungkinan Anda melakukan closing. Lebih banyak pelanggan bahagia yang Anda miliki, lebih besar kesempatan bagi Anda untuk memperoleh referensi dari mereka. Ini hanya masalah “semakin banyak….semakin baik.”
3.   Selling is all about having good interpersonal communication & relationship (Menjual adalah tentang hubungan dan komunikasi inter-personal)
Penjualan adalah masalah kemampuan komunikasi dan membina hubungan. Kita adalah mahluk sosial. Kita membuat keputusan lebih karena emosi dibandingkan rasional (lihat ”Marketing in Venus” dari Hermawan Kartajaya). Mari lihat alasan–alasan seseorang menjadi nasabah sebuah perusahaan. Contohnya dalam industri asuransi, proporsinya adalah sebagai berikut :
·         Membeli karena perusahaannya              : 20%
·         Membeli karena produknya                      : 20 %
·         Membeli karena agen asuransinya          : 60 %
Kesimpulannya, jadi atau tidak seseorang membeli dari Anda sangat tergantung dari apakah mereka suka atau tidak kepada Anda, menghargai Anda, mempercayai Anda, menyayangi Anda, merasa memiliki kewajiban membeli dari Anda (karena Anda begitu baik suka menolong, dia berhutang budi dengan Anda. Dia juga merupakan teman baik Anda atau ayah/suami Anda, dan lain–lain). Ini karena interaksi yang Anda bangun dan masalah komunikasi pribadi dengannya.
4.   Selling is all about discipline (Menjual adalah masalah disiplin)
Penjualan adalah masalah disiplin. Inilah perbedaan antara penjual sukses dan penjual tidak sukses: Succesful sales people have learnt to do well thing that unsuccessful sales people do not like to do (Penjual yang berhasil selalu melakukan dengan konsisten dan disiplin hal-hal yang tidak dilakukan oleh penjual yang tidak berhasil).
Sudah bukan rahasia lagi, penjual yang sukses lebih disiplin dan mereka tetap mengerjakan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan (walaupun kadang–kadang mereka tidak menyukainya). Di sisi lain, penjual yang tidak sukses akan mencoba mencari 1.001 alasan untuk menghindar dari pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan, karena mereka tidak suka mengerjakan hal tersebut. Sales is often a case of doing what you have to do, not only what you like to do (Penjualan adalah masalah melakukan sesuatu yang harus dilakukan, secara konsisten, tidak hanya sesuatu yang Anda senang untuk melakukannya).
Ini bisa menjadi alasan utama mengapa beberapa penjual terlihat begitu baik dalam dua tahun pertama, dan kemudian kinerja mereka terus-menerus turun. Sementara, penjual lain terlihat begitu baik dan semakin baik setiap tahun. Perbedaan utama adalah kemampuan atau ketidakmampuan mereka dalam melakukan konsistensi dalam melakukan penjualan.
Jadi tetaplah konsisten dengan pilihan dan pekerjaan Anda serta lakukan yang terbaik. Happy selling!

MENUTUP PENJUALAN

Wirausaha Sukses, dalam pemasaran produk kita pasti kita akan mengalami yang namanya kesulitan dalam meng-closing penjualan. Berikut ada beberapa tips dari pakar marketing Indonesia, James Gwee. Kebanyakan Sales people sangat baik dalam menjelaskan produk. Kinerja produk, fitur safety, cara kerja, manfaat khusus, perbedaan dari kompetitor, dan segudang product knowledge lainnya. Berharap dengan menjelaskan sisi logis, customer akan berpikir ‘masuk akal ya’ dan membeli.
Sayangnya kebanyakan customer bukanlah tipe yang cepat mengambil keputusan. Apalagi bila dihadapkan dengan terbatasnya budget yang tersedia. ‘Saya pikir-pikir dulu ya’ adalah jawaban standard yang biasa diberikan. Apabila kita menyerah di titik ini, maka kita membuka pintu bagi sales people lain untuk masuk. Dan jangan heran apabila ternyata si customer akhirnya membeli dari kompetitor. Padahal 50% dari pekerjaan kompetitor untuk menjelaskan ternyata dilakukan oleh kita sebelumnya.
Sales people jangan hanya bisa menjelaskan, namun juga harus bisa mendorong customer untuk mengambil keputusan pembelian. Harus bisa jadi Salesman Kompor. Salesman Kompor tidak akan puas kalau sekadar customer menjawab, “Oh iya, saya mengerti”. Pengertian dan pemahaman adalah tugas utama para dosen. Salesman Kompor baru puas apabila customer bersemangat bilang “Oh iya. Shit! I want to buy now.”
Belajarlah untuk “memanasi” customer Anda. Memberikan semacam “soft push” bagi customer untuk maju selangkah ke depan menuju keputusan pembelian akan membuat Anda lebih cepat mencapai target penjualan. Berikut ini beberapa contoh cara menjadi Salesman Kompor:
1. Ajarkan untuk Take Action. Arahkan customer secara halus untuk mengambil tindakan penjualan. Terkadang beberapa customer berpikir agak bertele-tele padahal sebenarnya sudah mau. Mereka hanya perlu dikondisikan untuk mengambil langkah ke depan. Misalnya dengan menyodorkan form pembelian dan pena.
2. Permudah Jalannya. Bantu customer Anda dengan meruntuhkan tembok-tembok yang menghalangi pembelian. Terkadang customer melihat suatu masalah secara berlebihan. Anda perlu mengambil tindakan dengan memberi alasan-alasan yang meringankan.
3. Beri Peringatan. Beri diskon atau manfaat dengan batas waktu tertentu. Bisa juga dengan memberi peringatan kesulitan yang mungkin terjadi apabila keputusan tidak diambil sekarang.
Dengan didasarkan pada fakta yang benar semoga semua tips di atas akan membantu Anda mencapai target penjualan produk pribadi. Salam Sukses Wirausaha Indonesia.